Setelah sampai kantor, Aku dan Lina segera masuk ke ruangan dan kembali ke meja kerja masing-masing. Sebelum ke meja kerja, aku menaruh makanan dan snack lainnya di meja yang biasa di tempati marketing. Meja itu kosong karena para marketing sedang keluar bertemu klien seperti biasanya. Aku berusaha untuk tidak memikirkan apa yang kulihat di mall tadi dan berusaha untuk menyibukkan diri dengan menyelesaikan beberapa pekerjaan. Tidak terasa, waktu shalat ashar sudah tiba, aku mengajak Lina untuk shalat bersama namun dia menolak dan menginformasikan agar aku shalat terlebih dulu karena dia masih mengerjakan beberapa pekerjaan penting. Aku menyetujuinya dan segera berjalan menuju rooftop. Saat aku akan mengambil air wudhu, aku bertemu Ian. Dia tersenyum padaku dan aku membalasnya. Aku segera

