Reynand melangkah menuju lobby dengan hati kesal, sudah pasti ia tidak akan bisa tidur nyenyak nanti malam bahkan malam-malam berikutnya. Lebai memang, namun itulah yang terjadi. Ia masih ingat ketika Kanaya diculik selama beberapa hari dan itu membuat dirinya tak bisa tidur walaupun ia sudah memeluk guling dan baju milik Kanaya. "Separah itu ternyata efek dirimu terhadapku Nay." Gumamnya membuka pintu mobil dan mulai melesat membelah jalanan ibukota. Pikirannya bercabang, hingga ia pusing sendiri memikirkan semua masalah ini, ia pikir setelah bertemu dengan Rizal ia akan merasa lebih damai dan tenang namun masalah lain kembali hadir. Rizal yang meminta seluruh saham miliknya, Kevin yang belum mau menerima Kanaya, keluarga Bu Sekar dan Pak Bayu yang menghina wanitan

