“Amalia Rasyid, aku berikan nasihat ini kepadamu agar tidak jatuh ke dalam perangkap Lee Jun Min!” Wajah Mutmainnah Alexander tampak sangat serius di depan Amalia Rasyid yang hanya terlihat memberikan senyum kaku dan gelisah. “Aku sudah bilang kalau Lee Jun Min bukan orang seperti itu. Ada apa, sih, denganmu yang sangat membencinya? Dia memang dulunya bisa dikatakan cukup gila dan tirani, tapi kami berdua sudah membereskan salah paham itu,” jelas Lia pelan, mata menghindari tatapan mata sahabatnya. Saat ini, Lia dan Uma hanya duduk berduaan saja di bangunan utama hotel. Di seberang meja, beberapa orang sibuk dengan hal-hal yang mereka suka, dan makan dengan sangat gembira. Seharusnya, beberapa hari lalu, liburan bulan madu mereka sudah lama berakhir. Tapi, entah kenapa Lee Jun Min tiba

