67. Membuat Kesal Mira

1092 Words

Jam sepuluh malam, Ruslan pulang di antar Budi. Ia terlihat lelah namun tetap segar.  "Limah sudah siapkan air hangat. Abang mau langsung mandi?" tanya Halimah. "Iya, Dek!" Ruslan meletakkan tas lalu menerima handuk dari Halimah. Ruslan mandi dengan perasaan segar dan puas. Akhirnya ia bisa mengikuti kegiatan olah fisik meski masih belum bisa lama. Selesai mandi, Halimah sudah menunggu di kamar. Ia memainkan ponsel di bawah selimut. Ruslan naik ke tempat tidur. Ikut membenamkan diri di bawah selimut. "Abang main apa tadi?" tanya Halimah seraya meletakkan ponsel di atas meja kecil di sebelah tempat tidur. "Main badminton, tapi sebentar. Belum bisa lama. Pelan-pelan, Dek," sahut Ruslan. Halimah mengerutkan kening. "Kenapa Abang jadi kuat begini? Biasanya selepas olah fisik, Abang pa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD