81. Penampilan Baru

1789 Words

Selesai makan malam, Halimah rebahan di kursi ruang tamu. Anisa sungguh adik ipar yang baik dan cekatan. Ia membawakan Halimah bantal dan selimut lalu memijati kaki Halimah seraya menonton televisi. Ruslan yang baru pulang membeli bolu kukus dari toko kue Nenden melepas jaketnya. "Ini bolu kukus yang tadi kau minta. Rasa tiramisu, bukan?" ujar Ruslan. Anisa mengangguk senang melihat tiga box bolu kukus kesukaannya. Yang satu box itu rasa pandan, gratis untukmu, Dek. Pemberian Nenden," ucap Ruslan pada Halimah. Anisa melihat penampilan Ruslan. "Abang agak gemuk sekarang," ujar Anisa. "Bukan gemuk tapi berisi," ralat Ruslan sambil menaikkan lengannya. Anisa kembali memperhatikan penampilan Ruslan. Dia menggeleng-gelengkan kepala. "Kenapa?" tanya Ruslan. "Abang bajunya old fashi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD