Kambing hitam yang harus di salahkan kali ini adalah emosinya. Adam mengutuk dirinya sendiri untuk apa yang dia telah lakukan di ruang makan = di depan Hannah. Saat melihat wajah tanpa ekspresi Hannah tadi pagi dia gak pernah merasa se’gak-penting’ itu seumur hidupnya. Terakhir kali dia merasakan hal yang sama sekitar beberapa minggu lalu ketika Shean memintanya tidak terlalu ikut campur dalam urusan sekolahnya, dan seingatnya saat itu dia langsung marah besar. Sekarang ketika ada orang yang membuatnya merasa demikian (lagi) Adam merasa wajar – wajar aja membiarkan harga diri dan emosinya langsung memimpin dirinya untuk bereaksi tanpa otak. Tapi sejurus kemudian dia sadar Hannah, Shean adalah dua orang yang berbeda, mempunyai peranan yang berbeda pula, dan harusnya mendapat perlakuan yang

