CHAPTER: 1

516 Words
Niar langsung mengambil gaun mini berwarna hitam setengah paha dengan bagian d**a rendah dan memoles wajah nya dengan make up tebal tak lupa heel 15 Senti berwarna hitam membuat nya bagai seorang jalang. Niar menatap pantulan diri nya dilacak besar di depan nya dengan senyum mengejek dibibir ranum nya. "Lihat diri mu yang sekarang Niar kau berbeda dengan Niar yang polos dan ramah saat disekolah sekarang kau bagai wanita jalang yang harus belaian, akting mu saat disekolah sangat bagus hingga Adina pun percaya bahwa kau gadis polos dan cantik bukan jalang simpanan pria beristri dan beranak satu", ejek Niar pada pantulan diri nya dilacak. "PRAKKKK!" "AKU MUAK MELIHAT MU!", Teriak Niar setelah melempar kaca besar di depan nya dengan pengering rambut milik nya membuat kaca itu retak tak berbentuk dan pengering rambut nya rusak bukan nya membersihkan pecahan kaca itu Niar malah pergi keluar apartemen setelah mengambil dompet hitam nya. Itulah Niar yang sebenarnya, wanita muda jalang dan tempramental bahkan ia tak menyadari bahwa diri nya seperti seorang pscyo. CALL ME b***h! Niar menggoyang-goyangkan tubuh nya dengan lihai melepaskan beban nya yang menumpuk apalagi beban tentang hubungan terlarang nya dengan Samuel. Sungguh kepala Niar terasa pusing dan berkunang-kunang karena efek tiga botol wine yang ia minum karena frustasi namun tak membuat goyangan tubuh nya berhenti malah ia makin menggila. Banyak pria mengelilingi nya dengan senyum miring bahkan mereka meraba-raba tubuh Niar yang bisa dijangkau oleh tangan kotor itu namun Niar tak peduli toh tubuh nya sudah banyak yang mencicipi buat apa menolak atau menghindar. "Samuel kau jahat" "Balita itu akan kubunuh" "Agar kau tetap bersama ku" Niar berjalan kearah pintu keluar saat merasa tubuh nya akan tumbang namun bibir ranum nya terus saja meracau tak jelas tak peduli tatapan lapar para pria yang menatap lekuk tubuh nya yang terbentuk jelas membuat para pria di club meneguk air ludah nya dengan kasar. Saat sedang berjalan Niar merasa ada tangan kekar yang menarik pinggang ramping nya kesamping membuat tubuh Niar menabrak d**a bidang seorang pria dengan wangi maskulin. Niar mendongakkan kepala nya melihat wajah sangat tampan pria itu namun kabur dan sedikit tak jelas namun Niar yakin pria yang sekarang hidung mancung nya bersentuhan dengan hidung mungil mancung Niar adalah pria tampan terbukti saat Niar menyentuh wajah yang keras dan bersih tanpa jerawat dan bibir tipis serta hidung mancung itu. Gio menatap intens wanita yang berpakaian minim dan make up tebal di depan nya memeriksa kembali apakah ia Niar, satu-satu nya siswi yang belum ia tiduri selama enam bulan ia bersekolah di SMA sakura namun kembali lagi gio dibuat tak percaya saat itu benar-benar Niar yang berbeda jauh dengan Niar yang polos dan ramah saat disekolah. Niar yang geram karena pria itu hanya diam langsung jinjit mengingat pria itu lebih tinggi dan mencium bibir tipis pria tampan di depan nya hanya sekilas ingin merasakan bibir manis itu. "Manis", ucap Niar tersenyum setengah sadar dan memeluk tubuh atletis gio membuat tubuh gio menegang. "Niar farzah Andina wanita polos di sekolah namun jalang di club", ejek gio dan Niar hanya mengangguk lemah lalu semua nya gelap membuat gio tersenyum licik.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD