"Apa yang kau katakan tadi?" tanyaku karena jujur ucapannya sama sekali tak kupahami. "Judul lagu ini. Sepertinya kau sangat menyukai musik ini." "I-Iya. Musiknya sangat menyentuh." "Ini, pakailah," ujarnya seraya mengulurkan sebuah kaos untukku. "Apa ini?" "Kaos untuk baju gantimu. Cepatlah ganti bajumu!!" "Baiklah." Karena kupikir tidak ada pilihan lain aku pun menerima kaos berwarna hijau muda yang diberikannya padaku. Aku menuruti perkataannya dan mengganti seragamku yang basah kuyup dengan kaos itu. Setelah selesai berganti baju, aku berjalan menghampirinya. "Hm, kaos itu cocok juga untukmu,” ucapnya memuji. Aku yakin wajahku memerah karena tersipu malu, bahkan rasa p

