Prinka Part 3

1022 Words

Memang benar Bian merasakan kesedihan yang begitu besar semenjak kehilangan Prinka. Setiap hari dia selalu murung, tapi kebaikan dan cinta yang tulus dari Lesy telah berhasil membuat Bian kembali bangkit dari kesedihannya. Karena itu, di saat orang tua mereka menjodohkan mereka, Bian sama sekali tidak menolak.              Akan tetapi, keanehan mulai terjadi pada Bian setelah dia memutuskan untuk menerima pertunangan itu. Bian bersikap seperti orang yang tidak waras. Dia selalu diam tanpa mengatakan sepatah kata pun pada semua orang. Dia tidak pernah menanggapi setiap ada orang yang mengajaknya bicara seakan-akan akal sehatnya sudah tidak bisa berpikir dan merespons sekelilingnya lagi. Bukan hanya itu, tatapannya pun terlihat kosong sehingga dapat diibaratkan dia bagai tubuh tanpa jiwa. K

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD