14 🦋

1377 Words

Anin langsung siaga saat paramedis membawa Mutia dengan ranjang bergerak itu. Sementara ia ikut ke sana selagi dokter bertindak kepada Mutia, Anin diminta untuk mengunjungi meja administrasi, tetapi banyak hal yang tak Anin ketahui sehingga ia hanya bisa menunda informasi yang mereka butuhkan hingga Hadid datang atau Mutia langsung yang menginformasikan. Anin di sisi Mutia yang belum selesai pemeriksaannya. "Janinnya baik-baik saja, Dok?" Dokter tersebut mengangguk. "Syukurlah segera dibawa ke sini. Insyaallah janinnya baik-baik saja. Sudah dikasih obat, mudah-mudahan pendarahannya segera berhenti. Sementara ini ibu harus tetap di sini, berbaring saja. Dua atau tiga hari tetap harus dipantau. Jika leher rahimnya terbuka sebelum matang paru-paru janin bisa berbahaya. Ada resiko lahir prem

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD