"Tadi saya pergi ke rumah sakit buat jenguk teman saya, terus saya melihat sapu tangan ini!" Ares pun memperlihatkan sapu tangan itu di depan Jenifer. Sontak saja Jenifer kaget, bagaimana bisa sapu tangan miliknya ada di tangan Ares sekarang? "Sapu tangan?" "Ini punya Anda kan?" …. “Ares, apa yang kamu bicarakan?” Jenifer bersikap senormal mungkin di hadapan anak tirinya itu. “Itu bukan punya Mama.” Ares tentu tak percaya, bagaimana bisa orang memiliki sapu tangan dengan rajutan sama di sana. “Jangan bohong!” “Ares…” Belum sempat menjelaskan, dari bawah terdengar teriakan papa memanggil. “MAMA!” Jenifer menoleh, “Papa kamu sudah pulang, mama turun dulu ya!” ia pun keluar dari kamar Ares untuk menyambut kedatangan suaminya. Di kamar, Ares diliputi kecurigaan hubungan sapu tang

