Chapter 58

1275 Words

Keynan duduk di meja kerjanya sembari memandang kotak berisi coklat yang lumayan banyak. Ia menghela nafas panjang, coklat yang awalnya untuk Valet dikembalikan dan sekarang Keynan bingung mau diapain coklat itu nanti. Keynan lantas berdiri dan mengambil salah satu coklat untuk dibukanya. Ia mulai mencicipi coklat itu. “Enak! Kenapa Valeta nggak suka?” Keynan pun memakannya lagi sampai satu bungkus yang dibuka itu habis. Keynan mengambil satu batang coklat lagi dan ketika ia hendak membukanya, ia teringat sesuatu. “Keynan, aku mau itu boleh?” tanya Alishia saat keduanya jalan-jalan ke taman hiburan. “Ambil saja kalau mau,” jawab Keynan. Alishia sangat senang, ia pun membeli satu batang coklat silverqueen kesukaanya. Saat akan menawarkan pada Keynan, laki-laki itu menolaknya. “Aku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD