BAB 48

1529 Words

Kebahagiaan dan luka, seperti seperti perpaduan indah yang di suguhkan dunia. Mana mungkin ada kebahagiaan, jika tidak ada luka sebagai penyeimbang rasa? Luka yang diciptakan karena harapan akan berakhir dengan keikhlasan yang membubuhkan rasa bahagia. Nabilla pernah berharap besar memiliki keluarga bahagia tanpa cela, hidup dengan seseorang yang dicintai hingga menua. Tetapi dunia sedang menjeda, memberikan sebuah cobaan kepada Nabilla hingga akhirnya menemukan cinta dan kebahagiaannya. Semua kesedihan dan duka yang dialami kini sudah menemukan jawaban, ialah Bara Bagaskara. Seorang lelaki yang sama sekali tidak tersirat dalam benaknya untuk ia ajak berbagi sedih hingga menua bersama. Tetapi Tuhan sedang memberikan kejutan kepadanya, laki-laki itu yang kini duduk di hadapan Bapak untuk k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD