Chapter 56

2046 Words

Suasana di ruang tamu itu seketika berubah, yang tadinya nampak penuh tawa kini berubah menjadi canggung sejak kedatanggan Andaru. Seolah kehadiran pria itu membawa angin tak segar untuk mereka yang ada disana. Andaru tahu, jika Ashraf kadang-kadang suka bercanda. Namun, jika pria itu berniat menghibur, sayang sekali ini tidak lucu. Andaru sengaja menatap dingin ke arah kakak iparnya itu yang kini memasang wajah seolah tak bersalah. "Mas Andaru tadi keluar sama temannya, cuman ke depan perumahan kok, Mas Ashraf," jelas Sabrina yang merasa sedikit tak enak dengan perkataan kakaknya. Ia tahu Ashraf mengatakan itu karena peduli padanya, tapi Andaru juga suaminya. "Kamu lagi hamil, Sabrina. Kakak kamu itu khawatir sama adiknya dan calon keponakannya," ucap Amina yang saat datang kesini dan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD