Bian dan Dine bergerak ke Kediaman Keluarga Emery. Mereka berkumpul di ruang kerja, termasuk Zhian dan Luca. Keempatnya duduk berhadapan di meja rapat di ruangan tersebut. Bian dan Dine duduk bersebelahan dengan Zhian dan Luca di hadapan mereka. "Kita harus bahas serius soal ini.." Bian menarik nafas panjang. Dine tiba tiba mengeluarkan alat tulis dan buku. "Apa yang kamu lakukan?" Bian menahan senyumnya. Dine berbisik, "Aku akan mencatat resume pertemuan malam ini. Anggap saja aku sekretarismu." "Sekretaris paling cantik sedunia," Bian balas berbisik di telinga Dine. "Aku bisa betah di kantor kalau sekretarisku itu kamu." Dine hanya menunduk menahan rasa malu. Ia tersipu. "Ehm," Zhian berdehem. Luca pun menduduk menahan tawa. Si bos memang berbeda sekarang. "Ah

