HAPPY menghela napas panjang, tak berniat untuk menanggapi kelompok gila yang malah menerima ajakannya untuk bertukar pesan. Apakah tim IT mereka cukup bodoh untuk mengerti bahwa itu bisa menjadi jalan untuk Jendela Kematian menyusupi sistem mereka? Apakah mereka tidak bisa berpikir bahwasanya keputusan itu akan membuat seluruh data mereka dicuri dengan mudah? Happy tidak akan mengerti maksud mereka dan tidak akan pernah paham dengan jalan pikiran mereka. Namun yang bisa dia lakukan sekarang hanyalah menatap layar komputernya dengan santai. Beauty sendiri baru meletakkan gelas berisi kopi panas yang baru saja dia buat untuk mereka berdua. Suara sinyal yang terganggu pun hanya menjadi lagu yang menyebalkan untuk didengarkan. Sinyal milik Jendela Kematian sedang mengalami gangguan serius. M

