"Kenapa nggak tidur? Kamu nggak nyaman karena ada aku, ya?" Amanda langsung menoleh dan melihat Daejung yang sedang melangkah ke arahnya. Wajah pria itu menyiratkan sebuah kekecewaan dan itu membuat Amanda langsung merasa bersalah. "Aku minta maaf. Ini semua keinginan Shadam dan kamu tahu benar kan kalau aku selalu menuruti semua keinginannya tanpa terkecuali," ujar Daejung sembari melangkah menuju Amanda berada yang masih saja berdiri di pembatas balkon. Amanda langsung memalingkan wajahnya dan kembali menatap langit malam yang sepi. Ingatannya menerawang pada kejadian tujuh tahun silam yang membuat dia akhirnya mengandung Shadam. *** Setelah pergi selama beberapa hari kini Angga meminta izin lagi untuk pergi selama beberapa bulan dan itu membuat Amanda langsung diam tanpa berkata. K

