Amanda menghentikan langkahnya ketika Yuda memanggil, meski harus menjaga jarak dengan pria itu, tetapi dia tak bisa karena pria itu adalah sahabatnya sejak lama. Yuda melangkah mendekat, meminta waktu supaya bisa berbincang dengannya. Amanda diam sejenak, melihat arloji di tangan karena memiliki janji dengan sang suami. "Bicara di mana?" "Di sini juga nggak pa-pa. Kita cari tempat yang nyaman." Amanda melihat sekitar, sedikit ragu karena keduanya berada di lorong yang sudah sepi. Namun, meyakinkan hati bila Yuda tak akan berbuat macam-macam. Yuda memulainya, menanyakan perihal hubungan Amanda dengan Angga. Pria itu seolah yakin kalau mereka ada hubungan, mengatakan kalau berkali-kali melihat Amanda berjalan dengan Angga. Bahkan, setiap makan siang mereka selalu berdua. "Kita hanya s

