Amanda dan Angga menikmati weekend mereka di Bandung dengan hati gembira, Vero sudah menyiapkan villa khusus untuk keduanya. Katanya, sih, anggap saja kado pernikahan untuk mereka meski kadonya telat. "Ayah!" pekik gadis kecil berambut ikal itu sambil memeluk kaki Angga membuat Angga merasa bingung karena takut salah memanggil. Angga membungkukkan badannya supaya bisa sejajar dengan bocah perempuan itu, melepaskan tangannya dan tersenyum ramah kepada si gadis kecil. "Anak manis. Om bukan ayah kamu," ucap Angga lembut memberitahu gadis kecil itu. Amanda juga ikut berjongkok di depan gadis kecil itu. "Hai princess. Siapa namanya?" "Mikaila putri, Bunda," jawab gadis itu membuat Amanda tersenyum geli saat gadis itu memanggilnya demikian. "Panggilannya siapa?" tanya Angga "Kaila," sahut

