TANGISAN TENGAH MALAM

889 Words

Arum menggelar sajadahnya,mencari rindu di antara tumpukan rasa kecewanya. Ia ingin sekali berkata langsung pada Hendrik bahwa hatinya terluka tetapi ia tidak sampai hati. Ia ingin sekali mencurahkan seluruh lukanya tetapi ia tidak berdaya.Ada rasa malu yang melilit dirinya. Apa kata dunia nanti bila Arum jujur mengakui cemburunya.jujur mengakui lukanya. Sebenarnya tidak masalah bagi dirinya bila ia harus mendengar cerita bahwa Hendrik membagikan hasil kekayaannya pada orang lain. Arum tidak risih,resah ataupun risau. Apa jeleknya orang beramal?apa jeleknya orang bersedekah? Bukankah sedikit dari harta kita bila di sedekahkan akan menjadi berkah,menurunkan kasih sayang Allah dan bermanfaat bagi orang lain. Arum sama sekali tidak akan marah bila mendengar Hendrik berbagi. Bahkan te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD