Cerita Masa Lalu Damian

1046 Words

Indi mengusap wajahnya hingga ke rambut. Dengan lemas, perempuan itu menyandarkan punggungnya di pagar besi karena lemas tak berdaya. “Kapan pulangnya, Pak?” tanya Indi kembali. “Kalau itu saya tidak tahu, Mbak. Ditelepon saja, kalau mau tahu Mas Arion kapan pulang.” Indi menggigit bibir bawahnya karena Arion tak pernah menghubunginya dan dia tidak memiliki nomor ponsel lelaki itu. “Nomornya nggak aktif, Pak. Kalau boleh tahu, orang tua Arion bisa diganggu sebentar nggak ya, Pak?” Indi lalu berpikir ulang. ‘Orang tua Rachel nggak tahu kalau dia yang udah bunuh diri.’ Indi menggeleng-gelengkan kepalanya lalu menatap penjaga itu. “Nggak jadi, Pak. Nanti saja ke sini lagi.” “Pak. Bukain gerbangnya. Saya mau jemput anak saya, katanya sudah di bandara,” titah perempuan paruh baya akan t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD