Waktu sudah menunjuk angka lima sore. Indi yang tengah asyik nonton film itu diganggu oleh ketiga temannya yang menghubunginya. Indi kemudian memutar bola matanya dengan pelan seraya menerima panggilan video itu. “Heuung?” ucapnya dengan malas. “Lagi ngapain Nyonya Damian? Kayaknya udah mulai berbaur dengan status barunya nih,” ledek Manda kepada Indi. Sementara Rhea dan Gladis tertawa mendengarnya. “Nggak usah banyak bacot, kalian. Ada apa? Mau ke rumah gue? Nggak bisa! Nanti malam bokapnya Damian mau ke rumah. Hari ini gue nggak bisa ke mana-mana karena harus jadi istri yang baik dulu.” “Woaahh! Indira benar-benar udah mau berbaur dengan statusnya. Keren! Gue pikir, elo bakalan teguh pada pendirian elo. Nggak akan mau membuka hati buat suami sendiri.” Gladis kembali bersuara. I

