Surat dari Wijaya

1049 Words

“Ngapain lagi si Dipta gila itu!” Indi bergegas menghampiri keduanya dengan langkah lebarnya. “Gara-gara kamu, anakku membenciku! Karena kamu, aku harus merelakan rumah tanggaku hancur, Dipta!” pekik Ayu dengan tatapan mata yang begitu tajam. Indi terdiam mematung mendengarkan semua ucapan mamanya itu. Dipta yang mendengarnya lantas tertawa campah. “Memang itu tujuanku, Ayu. Merusak rumah tangga orang! Lihat saja! Aku juga akan menghancurkan rumah tangga anakmu dengan Damian. Membuatnya sengsara karena sudah berani menghalangi semua rencanaku!” Ayu menghela napas jengah kemudian menatap tajam wajah Dipta lagi. “Kamu tahu, kalau bukan karena kecelakaan itu, mereka sudah menikah sejak Indi lulus sekolah dulu. Tapi, karena ulah orang yang mungkin masih ada di sekitaran kamu atau bahka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD