Damian menganggukkan kepalanya dengan pelan sembari menerbitkan senyum hangat kepada sang istri. “Ya. Aku pun sudah merindukan itu, Sayang.” Indi membalas senyum itu kemudian menghela napasnya dengan panjang. “Nggak enak kalau pakai baju kayak gini. Sekalian mandi aja?” Damian terkekeh pelan. “Sampa lupa kalau istriku perempuan nakal,” ucapnya kemudian mencium sisian wajah Indi dengan tangannya merayap di atas gundukan kenyal Indi lalu meremasnya dengan lembut. “Eeuummh ….” Indi mendesah pelan seraya merasakan sentuhan lembut dari tangan kekar suaminya itu. Keduanya lantas masuk ke dalam kamar mandi. Saling melepaskan pakaian yang masih menempel di tubuh kedua insan itu. Matanya saling bertatap serta senyum merekah di bibir keduanya. “Damian. Ada satu kalimat yang belum pernah ka

