Indi jadi Parno

1019 Words

“Sesuatu? Apa itu?” tanya Indi ingin tahu. Damian kemudian menerbitkan senyumnya lagi. Raut wajah bahagianya tidak dapat ditutupi lagi karena malam ini adalah malam paling indah menurutnya. Sebuah kotak beludru persegi ia ambil di saku celananya kemudian diberikan kepada Indi. “Untuk kamu.” Indi mengambil kotak tersebut sembari menatap Damian yang sedari tadi menerbitkan senyumnya. Lalu membukanya dengan pelan dan melihat isi di dalam kotak tersebut. “Kalung?” Indi mengerutkan keningnya kemudian menatap Damian dengan tatapan anehnya. “Beli di Diamond Jewelry?” Damian mengedip-ngedipkan matanya. “Kok kamu tahu? Toko langganan kamu, ya?” Indi memutar bola matanya dengan pelan. “Tanpa kamu sadari, kamu udah buat aku ingat sama Rangga lagi, Damian! Itu toko punya si Rangga. Ngapain

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD