Senja mulai meyelimuti kota Jakarta yang padat dengan dengan aktivitas. Seorang remaja SMP baru saja turun dari taksi di depan mansion megah milik keluarga nya yang di urus oleh puluhan orang asisten rumah tangga. Felicya abraham, anak tunggal dari edward abraham yang di besar kan tanpa seorang ibu. Edward abraham adalah pewaris tunggal dari kekayaan orangtua nya, dia menikahi gadis pujaan hati nya 15 tahun silam. Gadis cantik nan rupawan itu sudah di pacari nya sejak mereka duduk di bangku SMA. Dia sangat mencintai gadis nya itu bahkan dari sebelum mereka pacaran. Tapi nasib berkata lain, wanita kesayangan nya itu meninggal dunia saat melahir kan anak perempuan mereka, yaitu feli. Sejak itu hingga kini edward betah menduda, tak ada keinginan nya untuk mencari pengganti istri nya. Dia hanya fokus pada bisnis nya dan membesar kan anak semata wayang nya. Edward sangat menyayangi anak perempuan nya hingga memanjakan nya. Apapun yang feli minta dan berapa pun harga nya edward selalu menuruti nya. Itulah kesalahan pria 38 tahun itu hingga membuat anak nya itu bertumbuh menjadi remaja yang manja dan sesuka hati nya, egois dan pemaksa. Feli memasuki istana megah nya bersama teman nya cheryl, remaja seksi yang kerap sekali menjadi santapan para mata keranjang yang berada di dekat nya. Mereka sudah bersahabat sejak mereka duduk di Sekolah Dasar. Fely dan Cheryl sering menghabis kan waktu bersama, bahkan Fely sering menginap di rumah cheryl dan begitu pun sebalik nya cheryl yang menginap di rumah fely. Berbeda dengan Fely yang anak tunggal dari keluarga kaya, Cheryl adalah anak bungsu dari 4 bersaudara. Dia memiliki 2 kakak perempuan dan 1 kakak laki laki. Salah satu kakak permpuan nya sudah menikah bahkan sudah memiliki anak. Kakak kedua nya adalah seorang model terkenal yang hari-hari nya super sibuk bahkan jarang bertemu dengan keluarga yang lain. Dan kakak laki laki nya masih duduk di bangku SMA kelas 3 saat ini, berjarak 3 tahun dari cheryl dan fely yang saat ini duduk di kelas 3 SMP.
"cher, gue ambil baju ganti dulu ya habis itu baru kita ke rumah lo" ucap fely pada sahabat nya itu saat mereka menaiki lift rumah nya menuju kamar nya yang ada di lantai atas. Fely selalu kesepian di rumah, papa nya yang jarang pulang ke rumah bahkan kadang tidak peduli dimana keberadaan anak semata wayang nya. Dia mengira anak nya aman-aman saja karena telah di urus para pengasuh dan pembantu rumah tangga. Fely kerap sekali keluar rumah tanpa sepengetahuan papa nya, dan dia mengancam pengasuh nya jika saja berani mengaduh ke papa nya. Tapi sial nya papa nya justru entah terlalu percaya pada para asisten rumah tangga atau memang tidak begitu perduli sehingga tidak pernah mengecek keberadaan anak remaja labil semata wayang nya itu.
"fel, kita ga usah langsung ke rumah gue deh." jawab cheryl.
"lah, kenapa."
"gue dah bilang ke mama kalo gue nginep di rumah lo." jawab cheryl nyengir.
"kita mau ngapain coba di rumah gue, bosan tau ga sih... kalo di rumah lo kan ada kak deon yang bisa gue pandang pandang." kata fely genit.
"anjir lo masih aja ngarep sama cowok kulkas kek modelan kakak gue." jawab cheryl yang di barengin tawa pecah kedua nya.
"tapi kak deon ganteng banget cher, gue suka ngences liat gaya cool dia kalo lewat depan kita apalagi kalo dia lagi ngegym." kata fely sambil ngayalin wajah tampan deon.
"buset lo ternyata diem-diem jelalatan juga ya ngintipin kakak gue ngegym. atau jangan jangan lo juga ngintipin dia mandi lagi. dasar lo m***m, jijik gue liat nya." kata cheryl sambil bergidik ngeri.
"enak aja lo, ya kali gue ngintipin dia mandi... tapi, kalo ada kesempatan boleh juga tu." hahahaha tawa dua sahabat itu pecah dengan pikiran mereka masing-masing yang menguasai otak mereka.
"yauda, back to topik. Sebenernya gue ada di undang temen cewek nya kak deon ulang tahun, gue mau ngajak lo kesana. lumayan bisa cuci mata kan." kata cheryl mengutarakan maksud hati nya.
"apa? kakak lo dah punya cewek?" tanya fely kaget.
"temen fely, temen... temen cewek nya kak deon, sekelas nya, dia kenal sama gue juga. bukan cewek nya kak deon, fely oon..." jelas chery gemas sambil mencubit pipi sahabat yang sedikit blo'on itu.
"ya ampun, gue pikir lo bilang cewek nya kak deon... broken heart deh gue." kata fely.
"tapi fel, kek nya kakak gue homo deh, masak iya cowok setampan dan sepopuler kak deon ga punya pacar sampai sekarang. padahal yang gue tau, banyak cewe yang ngejar ngejar dia." kata cheryl berubah menjadi mode serius.
"huss... dasar adek durhaka, kakak sendiri di katai homo. ya ngga lah, kak deon itu lelaki perkasa tau.." jawab fely sambil noyor kepala cheryl.
"lo tau darimana coba, gue curiga lo udah di gagahi kakak gue, makanya lo percaya diri banget." kata cheryl ngasal.
"anjir lo punya mulut makin kurang ajar ya lama lama, sini lo gue gibeng lo." jawab fely mengejar cheryl yang sudah lari terbirit b***t mengitari kamar fely yang amat luas. Tentu saja fely tau kalau deon lelaki normal, sudah beberapa kali dia mengendap ke ruang pribadi deon dan mendapati deon sedang onani sambil menonton bokep. Fely memang terobsesi pada deon sejak pertama kali dia main ke rumah cheryl. Tapi deon sangat dingin dan arogan, dia tak pernah perduli dengan keberadaan fely. bahkan tatapan dingin nya sering sekali membuat fely kaku dan ketakutan.
"yaudah, sekarang kita cari baju lah buat ke acara ultah temen kakak lo." ajak fely.
"lets go baby...!" jawab cheryl.
Mereka memilih mini dress berwarna soft dengan model yang terbuka di punggung, sedikit memoles wajah mereka dengan make up minimalis. Dua remaja cantik cantik itu sangat terlihat anggun dan seksi. Mereka pun keluar rumah dengan menaiki taksi. Fely tak ingin di antar supir karna dia merasa tak akan bebas jika di antr supir, padahal ada banyak mobil berjejer di garasi rumah nya tapi dia belum di perboleh kan menyetir oleh papa nya sebelum dia SMA. Mereka sampai ke tempat pesta yang di kelilingi oleh anak anak SMA, hanya mereka saja anak SMP disana. tapi tak ada yang tau selain orang yang berulang tahun.
"Hai, kak angel.. selamat ulang tahun ya, kenalin ni temen aku fely..." Fely dan cheryl menemui sang empunya acara dan mengucap kan selamat ulang tahun. Fely menyalam angel dan tersenyun manis... "selamat ulang tahun ya kak, maaf tamu tak di undang. heheh"
"hahah tak apa apa sayang, silahkan nikmati pesta nya." jawab angel dengan ramah.
"oke kak, makasih ya." jawab fely kembali.
"have fun ya sayang, kalian anggap aja temen kaya teman kalian sendiri." kata angel sebelum dia beranjak pergi untuk menemui teman teman nya yang lain.