Bab 14 Narnia dan Bintang telah selesai membuat kue, kedua wanita tersebut menghidangkannya di ruang keluarga, dan ini pertama kali untuk Bintang menginjakkan kaki di ruangan tersebut. "Kuenya simpan saja di atas meja, Nak." "Baik, Mah." Sontak, Rejav dan Adib menatap Bintang yang memanggil Narnia dengan sebutan Mamah, dan Rejav juga menatap Bintang penuh ketidaksukaan. Adib yang melirik Rejav, lantas berdehem. "Ekhem, ingat yang Papah katakan tadi, Rejav." "Huft, iyah, Pah." Jika bukan karena orang tuanya, sudah pasti dia melayangkan ketidaksukaannya secara menerus. "Pah, enak loh kuenya, Bintang sendiri yang buat," ucap Narnia, Adib bersemangat begitu saja dan mengambil satu kue tersebut lalu memakannya. "Hm, kok enak? Kalau gak salah, waktu sama Bapakmu, kami sering makan kue se

