Part 22- Sikap Manis

1492 Words

Kadang, semakin kita membenci sesuatu maka sesuatu itu malah semakin mendekat di kehidupan kita. Seperti yang orang katakan, jangan terlalu membenci sesuatu atau kau malah akan terlalu menyukainya suatu saat nanti. ..................... “Sani suka makanan apa?” tanya Steve sembari menelpon Areta—satu-satunya orang yang tahu banyak hal soal Sani. Sejak semalam, ia sudah berpikir keras tentang segala yang terjadi di dalam hidupnya termasuk soal masalah yang sedang Sani hadapi. Ia memutuskan untuk bertanggung jawab penuh terhadap kehamilan Sani meski gadis itu terus menolaknya. “Yang jelas dia suka makanan pedas. Bapak berikan dia pohon cabai pun kurasa akan tetap dimakannya.” Areta terkekeh di sebrang sana. Steve memutar bola matanya dengan malas. Ia tak masalah jika harus bergurau denga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD