Pov Author Bertahun tahun sudah berlalu danh hidup Arina serta Arthur diliputi rasa bahagia. Seperti saat ini mereka sedang bermain kejar kejaran layaknya anak kecil yang di madu asmara. Takdir ternyata tidak begitu kejam pada kedua kekasih ini, setelah kematian putri lebah Arina hidup dengan damai di pulau itu tanpa gangguan siapapun, memang saat ini Arina masih belum memiliki seorang anak tapi dia tahu bahwa dalam lukisan takdir dirinya akan memiliki anak yang akan memimpin seluruh pulau ini suatu hari nanti. “Ratu, apa kau bahagia?” tanya Arthur pada Arina yang sedang mengatur nafasnya. “Tentu saja aku bahagia meskipun aku tahu bahwa kau masih menyimpan seribu rahasia dari diriku tapi tidak apa-apa karena itu bukan halangan bagiku untuk terus mencintaimu sayang.” Arthur mencium ken
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


