Seharian mereka bersama, namun saat berpisah terasa berat. “Aku pulang dulu,” ucap Kimmy pelan, entah untuk berapa kali. “Hu-um,” sahut Satryo sembari menatap lekat gadisnya. Kedua tangan mereka saling bertaut, tak terlepas sedari tadi ... dengan mata saling memandang intens. Perpisahan dramatis ini terjadi di senja hari, di halaman depan kediaman Kimmy. Sudah sepuluh menit berlalu semenjak terakhir Kimmy mengucap salam perpisahan, tak ada yang mengurai tauatan tangan diantara mereka. Masa mereka akan begini sampai keesokan harinya? Kimmy menghela napas, dengan menegakan dirinya dia berinisiatif melepas tangannya. Tak perlu lagi ada ucapan apapun lagi, mereka telah kebanyakan mengulang kata-kata yang sama. Kimmy berji

