BAB 5

3144 Words

Danusa menyesap americano hangatnya seraya melihat pasangan dihadapannya. Penuh intrik, Nusa menyarangkan seringainya karena Thunder begitu posesif terhadap Afi yang bicara dengannya. Menjelaskan apa yang ingin mereka sampaikan begitu saja. Walaupun Nusa tetap tak memberikan pandangan bermusuhan, Thunder tetap melayangkan rasa tak sukanya. "Gue minta tolong, Bang. Ini buat urusan penting. Kasih tahu gue gimana caranya supaya bang Thunder bisa berhenti dari kerjaannya yang sekarang." Nusa mendecih. Dia tahu bagaimana menarik ulur urusan seseorang yang sedang membutuhkan. "Pasangan lo tahu gimana caranya keluar dari lubang hitam itu. Kenapa lo nanya sama gue, Fi?" balasnya seraya terkekeh pelan. Belum sempat Afi melayangkan kembali ucapannya, Thunder mengeluarkan suara decihannya. Kent

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD