26. Belum bisa lupa

1436 Words

"Saudari Senja?" Si empunya nama sontak mengangkat kepalanya. "Ya, Pak?" balasnya. "Mohon maaf, untuk saat ini saudara Roi masih belum bisa untuk ditemui. Mungkin besok saudari Senja bisa kembali lagi," ujar polisi tersebut. Senja lantas tersenyum hambar kemudian mengangguk pelan. Ada sedikit rasa kecewa lantaran tidak dapat bertemu Ayahnya. "Kalau gitu nggak pa-pa deh, Pak. Terima kasih ya? Besok saya kembali lagi." "Baik." Sepeninggal polisi itu, Senja langsung membuang napas dengan kasar. Dia melihat sekitarnya dengan tatapan nanar. Banyak orang menjenguk mungkin saudara mereka. Saling melepas rindu dalam ruang pertemuan lapas. Namun, Senja? Bertemu Ayahnya susah sekali entah apa penyebabnya. Sudah dua kali ini Senja tak dapat menemui Roi. Meski begitu, Senja masih berusaha po

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD