61. Dua Orang Dari Masa Lalu

1587 Words

Selama perjalanan pulang ke apartemen, Erik membisu. Wajahnya kaku dan mulutnya menipis. Berkali-kali Starla ingin mencoba mengajaknya bicara namun ekpresi menyeramkan tersebut mencegah Starla. Ia pun akhirnya memilih ikut bungkam, yang menyebabkan limosin tersebut terasa sangat dingin. “Turun!” perintah Erik setelah limosin mereka sampai di depan pintu lobi. Seorang valet membukakan pintu dan Starla pun langsung turun. Erik menyeret Starla masuk ke dalam lift dan menekan tombol lantai apartemennya. Tanpa kata, hanya mencengkeram pergelangan Starla dengan kuat. Mengacuhkan ringisan Starla karena rasa sakit yang ditimbulkan. Setelah keduanya berada dalam apartemen ... “Erik, jika kau marah karena aku berdansa dengan sepupumu— akh!” Tubuh Starla disentak ke tembok. Membuat punggungnya t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD