Yuhuuu .... Para pembaca sekalian. Cuma mau mengingatkan untuk JANGAN LUPA VOTE CERITA INI YA! Semoga bisa masuk rank 200 huhu... Terima kasih :D *** “Erik! K-kenapa kau ada di sini?” Starla bertanya sedikit terbata. Erik tidak menjawab, hanya langsung menarik tangan Starla untuk berdiri, kemudian melepas jas yang ia pakai untuk ia sampirkan ke bahu Starla. “Tutupi tubuhmu,” perintah Erik setengah berbisik, lalu menatap tiga sosok manusia di depannya. “Maaf, Tuan-tuan dan Nona Li. Tapi matahari sebentar lagi akan terbenam. Jadi aku perlu membawa kekasihku pergi sebelum ia mati kedinginan terkena angin pantai,” senyum Erik yang tidak sampai pada mata. Ia meraih tangan Starla lagi dan berbalik. “Ayo!” “T-t-tunggu!” Starla mencoba mengelak, menarik tangan dari Erik tapi pria itu sama

