59. Bertemu Ara

1389 Words

Starla keluar dari kamar setelah selesai memake-up tipis wajahnya. Ia membiarkan rambut hitamnya tergerai dan ... baru saja memotong poninya dengan gunting yang ia temukan di laci. Sempat gugup dengan penampilan baru, Starla menarik napas panjang dan berjalan menyusuri lorong panjang. Sampai tibalah ia di ruang tengah, di mana Erik sudah menunggu membelakangi. Starla menarik napas sekali lagi. Meremas kedua tangan sebelum berdehem kecil. Membuat Erik menoleh dan membalikkan badan. “H-hai,” sapa Starla, menelan saliva kasar. Erik menatapnya dalam diam. Iris abu-abunya mengawasi, memperhatikan mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki. Dahinya sedikit mengernyit, membentuk beberapa kerutan di sana. Hal yang sudah menjadi salah satu kebiasaan Erik dan membuat tangan Starla selalu gatal un

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD