Mood Erik berantakan. Sejak bangun tidur hingga saat ini. Espen menyadarinya, bahkan rasanya seluruh karyawan juga menyadari hal itu. Terbukti dari para kaum hawa yang biasanya menatap kagum ketika Erik lewat di depan mereka, saat ini mereka lebih memilih menunduk dan menghindari bertatapan dengannya. Sebab Erik menguarkan hawa ingin membantai dan membunuh siapapun yang ia lihat. “Apakah pihak dari HMD Group sudah datang ke lokasi?” tanya Erik, berjalan tegas keluar dari pintu lobi sebuah gedung perusahaan asuransi. Salah satu perusahaan yang berada dalam naungannya. Langit sudah hampir berganti petang. Matahari sudah tenggelam berganti dengan cahaya bulan. Tapi ini baru awal malam, masih sekitar pukul setengah tujuh. Terlalu awal bagi Erik untuk mengakhiri pekerjaannya yang akhir-akhir

