Chapter 53

1082 Words

Sedan putih terus melaju membelah jalanan, melewati satu persatu kendaraan roda dua, roda tiga dan roda empat, bergerak mulus tanpa hambatan setelah memasuki tol. Andini menatap langit gelap yang terlihat sejauh mata memandang dari balik kaca mobil, bergantian melirik mobil yang satu dua kali melewati sedan putih pamannya. Sekeluarnya dari tol, Andini memperbaiki posisi duduknya, mengotak-atik alat pemutar lagu yang ada di depannya. Menggonta-ganti lagu yang keluar sampai sesuai dengan seleranya. Paman Andini tidak berkomentar, hanya melirik diam, fokus menyetir. Mereka melewati plang komplek dengan nuansa "komplek orang kaya" Andini tidak sadar karena sedang berhalu dengan dunia di dalam khayalannya, merem. Perlahan mobil mengurangi kecepatan dan berhenti di sebuah rumah yang dipenuhi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD