Naami; Curiga

1128 Words

  “Mbak tadi kenapa lama sekali merias di ruangan sebelah?” tanya Naami pada penata rias yang saat ini sedang fokus merapikan rambut dan menata rambut Naami bagian depan. “Fokus Nona, saya tidak bisa mengatakan kenapa saya lama, yang pasti saya merias calon suami Nona,” jawab penata rias itu. Naami mendesah kecewa, bukan itu jawaban yang dia ingin dengar dari penata riasnya. “Sepertinya harus kupastikan sekali lagi!” pikir Naami mantap. Naami berdiri begitu saja membuat tangan penata rias yang sedang bersiap menata rambut berwarna brown milik Naami terlepas begitu saja. Naami melepaskan sisir kecil yang tertinggal di kepalanya lalu meletakkannya begitu saja. Dia harus keluar untuk memastikan sekali lagi dan dia tidak ambil peduli dengan resiko dia akan dibentak kembali oleh calon mertu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD