POV NADIA Aku menghubungi Tiara berulang kali. Wanita itu sepertinya masih sangat marah padaku. Pasti dia menambah waktu untuk tidak kembali ke rumah, sehingga lelaki itu harus menghukumku. Hukuman satu minggu? Duh, bagaimana dengan jadwal wawancaraku? Kulihat kembali jadwal yang telah ditetapkan, ternyata aku masih mempunyai waktu untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Menulis artikel maupun jurnal sudah menjadi makananku sehari-hari. Namun, kali ini berbeda, aku harus memahami tentang fashion. Karena aku akan bekerja di sebuah perusahaan majalah yang begerak di bidang fashion. Pasti segala hal yang akan kutulis ke depan tidak jauh dari hal-hal tersebut. Menyibukkan diri mempelajari tentang perusahaan agency tersebut membuat aku melupakan masalah yang sedang terjadi. Tentang hukuman

