Bab 17: Akal Bulus Tiara

1110 Words

"Besok kita liburan. Ke Bali. Hari ini kita berdua akan mengurus tiket pesawat. Oya, Tiara, kamu juga ikut ke Bali." Romantis sekali saat melihat mereka tersedak secara bersamaan. "Tapi rencananya setelah kamu selesai wawancara?" tanya Hadi. "Ngga jadi. Aku sudah menghubungi ibu juga umi. Mereka sudah berkemas untuk keberangkatan besok." Tiara membanting sendok ke piringnya yang masih tersisa nasi. Suara berdenting membuat aku tertawa dalam hati. "Aku tidak mau ikut! Titik!" seru wanita itu tajam. Ia mendelik melihat ke arahku. "Terserah. Bukan urusanku," ujarku sambil mencebik ke arahnya. Menghadapi wanita itu sebenarnya membuatku sakit kepala. Namun, aku tidak mau mengalah begitu saja. Bagaimana pun aku adalah istri pertama dan di ketahui oleh keluarga besar. Posisiku dengan Tiara

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD