Tangan Sera menyusup di sela lengan pria yang sejak dulu selalu ia rindukan. Kini menyentuh setiap hari bukan hal yang mustahil baginya. Berbagi cerita, berbagi suka dan bahkan nasihat menjadi sesuatu rutin ia lakukan. “Papa betah pindah ke Bali?” Saka menoleh putrinya, menyentuh tangan yang kini tengah bergelayut manja pada lengannya. “Betah, sayang. Rasanya seperti membuka lembaran baru dalam hidup, Papa. Mendapat kesempatan untuk memperbaiki semua kesalahan di masa lalu, sungguh membuat Papa bahagia.” Sera dan Saka tengah menatap lukisan karya Opanya yang saat ini sudah tertata rapi di galeri milik Saka. Sudah hampir dua bulan Saka pindah ke Bali, tepatnya daerah Ubud bersama dengan Miko, anak angkatnya. Bukan hanya Saka dan Miko, tapi Gio dan Sera juga pindah ke Bali. Saka dan Miko

