Special Part 13

1079 Words

“Mom, es krim! Es krim!” rengek Vano dengan bibir merengut manja. Tingkahnya membuatku teringat pada daddy-nya yang semalam melakukan hal senada. Like father like son. Sulungku ini tengil dan manjanya mirip sekali dengan suami alay-ku. Menggemaskan sekali, aku menahan diri untuk mencubit pipi chubby-nya yang putih kemerahan. “Kak Vano, Mom bilang minggu ini tak ada es krim dan permen. Gigi kita sedang dirawat,” sahut Vino serius. Berbeda dengan kakaknya, Vino lebih tertib dan disiplin. Dia menyukai segala sesuatu yang baik dan ingin memastikan berjalan sempurna. Mengabaikan nasihat adiknya, Vano mendekatiku dan bersandar manja di dadaku. “Mommy, enggak kasihan sama Vano? Minggu lalu Mommy mengajak Vino dan Amel makan es krim rasa baru. Vano gak diajak.” Aku yakin Vano tahu ma

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD