MALAM ITU

577 Words
malam telah datang dengan segerombolan sepi yang teramat riuh di kepala, entah mengapa malam terasa agak sedikit dingin tercampur sepi yang tertuang segala keluh kesah di pagi hari, agaknya malam ingin menunjukan sesuatu kepadaku malam ini. semakin malam semakin dingin nampaknya dingin tak mau sendirian, ku mencoba menetralkan dingin, pergi ke dapur membuat secangkir kopi panas dan mengambil sepotong kue, tak lupa sebatang rokok Surya untuk menemani sepinya malam yang terasa sedikit agak berbeda dari malam-malam sebelumnya, ku kembali ke teras rumah sambil membawa, kopi, kue, rokok Surya kembali duduk sambil menikmati malam dengan secangkir kopi kehangatan, sebatang Surya lengkap rasanya untuk sebagai teman malam ini. nampaknya malam ini bulan tersenyum lebar dan bintang-bintang dengan asiknya bermain riang bergemerlap indah hampir memenuhi seisi langit, tak ku sadari mata ini berkaca-kaca, pipi melebar tersenyum, hati terasa nyaman,damai. ku seruput kopi ; srummmm.... ." "cantik namun tak indah indah namun tak mudah sulit namun mudah , kau bukan kaleng kerupuk kau juga bukan tas mewah jadi jangan bercanda, seolah kau ada jadilah seperti apa adanya, karena diriku tak butuh itu semua maaf jika akhir ini adalah sebuah duka maaf jika ini semua adalah fana namun bisa ku pastikan kau adalah akhir jangan bersedih karena itu adalah luka tersenyumlah karena itu adalah doa. " hembusan angin bebarengan dengan hembusan asap rokok, nikmat rasanya seakan-akan keriuhan yang ada di kepala seketika hilang entah kemana. ahhhh...apakah hal semacam ini akan selamanya atau hanya malam ini saja, rasanya enak ya hidup seperti ini. ah sudahlah bagaimana pun ini lah hidup kadang baik kadang juga tak begitu baik. yang perlu manusia lakukan adalah menikmati semuanya, toh hal semacam ini hanya ada di dunia. mungkin malam ini tuhan ingin memberikan anugrah kepadaku berupa malam yang tenang, indah, damai yang mungkin hal semacam ini sangat di inginkan banyak orang, baik sekali tuhan kepadaku, semoga saja tuhan juga memberikan kalian semua kenikmatan yang kalian semua inginkan, mungkin tak besar namun terasa besar bagi mereka yang merasakannya, malam ini telah memberikan banyak pembelajaran bagi diriku. bersyukur itu tidak harus mendapat banyak apa yang kita inginkan, namun kita mendapatkan sesuatu yang belum pernah kita rasakan saja mungkin sudah cukup rasanya. apalagi ketika dirimu tak berharap banyak namun begitu banyak yang kita dapatkan, bagaimana Langit memberikan keindahannya untuk kita lihat mungkin hanya dengan rembulan yang bersinar terang saja sudah cukup cantik kita lihat namun mereka memberikan lebih dengan bintang-bintang yang menambah kecantikan langit di malam hari. dingin yang kau rasa menuntun tubuh kedapur membuat secangkir kopi untuk menemani bercengkrama dengan sepi. hidup memang terkadang tidak sesuai apa yang kita inginkan, namun hidup akan memberikan apa saja yang kita perlukan. mereka bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing, lantas apakah diri ini demikia sebagai manusia. tak adil rasanya menikmati pemberiannya namun lupa akan dirinya. manusia macam apa dirimu tak tau malu, tak tau berterima kasih, begitu kiranya jika itu terjadi kepada manusia, namun tuhan maha baik, maha memberi, walaupun yang diberi tak taudiri. " seperti diriku ini.. " baik buruknya manusia bukan di lihat dari penilaian manusia, namun baik buruknya manusia bisa di rasakan bagaimana tuhan ridho atas dirinya. malam sunyi nampak sedang bernyanyi dengan irama yang sederhana angin datang membawa rasa bayangan mu sungguh terasa namun kau hadir sebagai lara sungguh aneh jika kau bawa duka karena diriku tak menyukainya bawalah rokok Surya mungkin itu adalah obat cinta. malam penuh makna janganlah pergi entah kemana karena diri ini selalu ada mungkin kau lupa namun rasa tak akan pernah pergi walau tertepa.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD