YM ~ Enggan Bertahan

1524 Words

"Gue anter ya?" Angga berkata dengan sangat lembut. Dia takut membuat Dilara marah. Terlebih, dia membawa gadis itu ke tempat kumuh seperti ini, pasti Dilara sangat membencinya dalam kemurkaan hakiki. "Nggak usah, aku pulang sendiri aja. Mobilku dimana?" Dilara tidak berkata sinis, tapi juga tidak berkata lembut. Datar dan tenang, tidak menunjukan emosi apapun meski hatinya terbakar entah karena alasan apa. "Gue mandi dulu, seriusan nggak lama." Angga mengangkat tangannya, kemudian membentuk huruf V dengan jari jemarinya. "Lo tunggu di dalam, ya? Di ruangan tadi! Bentaran doang, serius gue nggak lama." Tambahnya sembari berjalan pergi menuju kamar mandi. Dilara menaikan sebelah alisnya. "Sebenarnya dia kenapa? Aneh?" Bang Kodir dan Enji yang melihat kejadian ini juga tidak kalah heran.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD