Erliana Adinata mondar-mandir di ruang operasi Rumah Sakit Royal Surabaya. Kecemasan masih menghantui Nyonya Adinata itu, karena sudah hampir dua jam, Dokter belum juga keluar ruangan. Istri Surya Adinata itu sangat mengkhawatirkan keadaan Putra. Apalagi saat ini suaminya masih di Singapura dan belum bisa pulang karena ada beberapa masalah yang harus segera diselesaikan di sana. Dinda dan Satriyo duduk berdampingan di kursi ruang tunggu dengan perasaan yang hampir sama. Keduanya mencemaskan keadaan Putra. Mulut gadis itu tak hentinya mengucapkan doa untuk keselamatan sang Suami. Meskipun sikap Putra tidak terlalu baik kepadanya, tetapi Dinda tetap berharap suaminya akan selamat. Dia merasa bersalah karena menyebabkan Putra terjatuh. Seandainya tadi dia tidak nekat pergi ... ah, semua suda

