Bab 34-Bersatu

1648 Words

Minggu pagi yang cerah. Dinda, Putra dan Satriyo sarapan nasi uduk yang dibeli Putra barusan. Ketiganya menikmati sarapan tanpa banyak berbincang. Ketika selesai makan, seorang wanita paruh baya mengetuk pintu depan rumah kontrakan mereka. Dinda beranjak membukakan pintu. Ternyata wanita paruh baya itu adalah Ibu Ani, tetangga sebelah rumah. Dia mengingatkan pada Dinda soal undangan pengajian yang akan diadakan di rumahnya setengah jam lagi. "Mbak Dinda datang, ya! Biar kenal sama ibu-ibu komplek sini," mohon wanita itu. "Insya Allah, Bu. Acaranya lama apa tidak, ya? Soalnya saya ada undangan makan siang dari mertua," jelas Dinda. "Nggak lama, kok mbak. Cuma satu jam. Ajak suaminya juga, ya," ucap wanita itu. "Oiya, Bu. Nanti saya ajak suami saya," balas Dinda sambil tersenyum. Wanita

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD