Theresa tidak habis pikir dengan jalan pikiran Porfirio semesta ini yang ingin menghancurkan Theresa. Ini adalah hal yang sangat tidak mungkin terjadi. Bagaimana pun, dia sangat yakin kalau sebenarnya Porfirio akan mencintai Theresa. Porfirio malah berkata sendiri kalau, kemungkinan besar, dia ingin menghancurkannya. Daripada mencintainya yang hanyalah membuat hatinya sakit, lebih baik dia tiada beserta orang bodoh yang sudah mencuci otaknya itu. Itu adalah pernyataan yang cukup serius, apalagi saat wajahnya berkata demikian, dia terlihat benar-benar serius. Dari perkataan tersebut, Theresa masih yakin kalau sesungguhnya sosok Porfirio ini masih ingin menyelamatkan hubungannya dengan Nona. Dia pun berniat untuk menyatukan mereka diam-diam, setidaknya dia bisa pulang ke jamannya dengan pe

