49| Scientist | Goodbye, My Sweetheart

1731 Words

Selama berjam-jam menunggu, tidak ada tanda-tanda dari kehadiran Jane. Satu jam berikutnya, berikutnya hingga malam tiba, tidak ada tamu satu pun. Theresa dan kedua Firio itu duduk satu meja makan. Mereka sudah seperti pasangan muda yang baru menikah. Tanpa disadari, Porfirio sendiri tersenyum melihat dirinya sendiri serta Theresa. Hatinya terasa teduh sekaligus sakit, dia merindukan Theresa-nya. Namun, dia tidak bisa membiarkan Theresa-nya ini meninggal dunia kembali. "Apa kalian yakin Jane akan kemari? Sekarang sudah malam," kata Theresa menyudahi makannya. Dia menatap kedua pria itu bergantian. Sesekali dia tersenyum pada Porfirio yang telah lebih bersih ketimbang sebelumnya. Firio memberikan lirikan tajam, pertanda cemburu. Kecemburuan kaum buas tak kenal waktu, tempat dan orang. S

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD