BAB 37

788 Words

Terlalu manis untuk pagi hari ini, Sihan mendapat pelukan kasih sayang dari sang suami ketika dirinya tengah memasak. Semerbak wangi parfum begitu merasuk ke indra penciuman Sihan, suaminya itu tetap ngeyel untuk pergi kantor, padahal kondisinya belum pulih. "Jangan ke kantor dulu yah, kamu belum sembuh, Mas," ucap Sihan disela pekerjaannya, Eagan memeluk Sihan dengan manjanya dan membalas, "banyak karyawan yang tengah bekerja di perusahaanku dengan semangat, mereka gak peduli kalau mereka tengah sakit, sayang. Sedangkan aku? Hanya demam saja kok gak pergi ke kantor sih, kan gak adil." "Eagan, karyawan kamu pasti mengerti dan ada Noval, Aksara, Fandi, dan Jono yang bisa gantiin kamu sementara waktu. Aku gak mau denger alasan kamu lagi, yah. Nanti aku telepon Jono," ujar Sihan dan melepas

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD