Siska 9

1115 Words
Malam telah berlalu pagi-pagi mereka pun terbangun masih dalam keadaan berpelukan, Mike membuka mata nya dan melihat wajah cantik Siska saat tidur. “ Kamu bener-bener cantik Siska dan kamu benar-benar sudah membuat aku gila mencintaimu dalam diam ini “ Ucap Mike sambil mengelus pipi Siska. Siska mendengar ucapan Mike tapi ia tetap berpura-pura tidur. Setelah mendengar pernyataan Mike barusan Siska mendadak merasakan senang dan juga sedih. Ia merasa senang karna di cintai oleh seorang Mike tapi ia juga sedih karna status mereka adalah kakak dan adik tiri, walaupun tidak ada hubungan darah tapi pasti orang tua mereka tak akan pernah menyetujui hubungan mereka. Siska tak mau terlalu lama dalam pikirannya itu ia pun membuka mata secara perlahan. “ Morning mike… terima kasih ya kamu udah menghangatin aku semalam “ Ucap Siska sambil tersenyum dan mengelus pipi mike lalu ia pun mencium bibir mike dan lanjut pergi ke kamar mandi. Ulah Siska tersebut membuat Mike terbengong lalu bahagia. “ Oh my god she kiss me “ Umpat nya lalu nyengir bahagia. Mereka pun telah bersiap-bersiap dan menuju meja makan. Sebelum keluar kamar Siska meminta Mike untuk tak memberitahukan kepada siapa pun atas apa yang terjadi semalam. “Mike… apa pun yang terjadi di antara kita terutama yang semalam jangan beritahu siapa pun apa lagi orang tua kita” Pinta Siska “ Aku masih waras kok Sis ga mungkin bilang ke mereka bisa bisa aku di gorok sama daddy, udah jangan takut ayuk pasti mereka sudah menunggu kita “ Jawab Mike sambil mengajak Siska keluar, Siska pun hanya tersenyum . Mereka pun sampai di meja makan dan di sapa oleh kedua orang tua mereka. “ Hei kalian sudah siap semua ? “ Tanya daddy yang juga di senyumin oleh mama. “ Sudah dad setelah breakfast kita mau langsung ke apartment aja “ jawab Siska. “ Oke baik lah kalian baik-baik di apartment dan sering-sering ke sini ya” jawab Mama siska. Setelah selesai sarapan pagi mereka pun masing-masing berangkat ke tujuang mereka, Siska dan Mike ke apartment dan Daddynya ke Kantor untuk kembali bekerja sementara Mama siska tetap di rumah menjaga Santi. Setelah sampai di apartment Siska dan Mike langsung membereskan barang-barang mereka di kamar mereka masing-masing. Lalu siska pun menghubungi Jack untuk mengabari bahwa ia telah di Singapore . “ Halo Jack “ Sapa Siska saat Jack mengangkat telpon dari Siska. “ Hai sayang kamu kemana aja ga ada kabar. “ Balas Jack “ Iya sayang ini aku mau bilang kalau aku udah di Singapore dan aku tinggal di apartment daddy bareng smaa abang aku.” Jawab Siska. “ Serius ? kenapa ga bilang ke aku kalau kamu mau ke sini “ Balas Jack “ Surprise sayang , oh iya aku nanti kerja di sini di kantor daddy aku mungkin 1 mingguan lagi aku baru masuk “ Ucap Siska “ Ya udah sayang kalau gitu semangat ya, aku lanjut kerja dlu ya “ Jawab Jack. “Oke sayang semangat “ balas Siska dan mematikan telpon dan tiba-tiba Mike masuk ke kamar Siska. “Pacar mu ?” Tanya mike “ Iya mike kenapa ? “ balas Siska “ oh gak apa-apa kok ya udah aku mau berangkat ke kantor dulu yah “ Ucap Mike tapi dalam hatinya ada sedikit cemburu melihat Siska sudah punya pacar. “ hati-hati yah “ Jawab Siska. *** Hari-hari pun berlalu kini Siska pun sudah mulai bekerja di kantor daddynya. Selama di apartment tidak ada kejadian-kejadian panas antara Siska dan Mike. Jack mengajak siska keluar malam setelah ia pulang kerja Jack mau mengajak Siska minum tapi ia tak jujur akan hal itu, Ia ingin bercinta dengan Siska dan mendapatkan keperawanannya. “ Sayang nanti malam kita keluar ya aku mau kita dinner bareng kan kita ga pernah dinner berdua selama kamu di sini “ Ucap Jack dari pesan chat nya. “ Oke sayang nanti share loc aja biar aku ke sana sendiri ya “ baals siska. “ oke sayang. “ Balas Jack senang. Siska bekerja di bagian administrasi sesuai keinginannya , ia mendapat kesempatan memilih posisi yang ia inginkan dari daddynya tapi ia lebih memilih menjadi bagian administrasi. Jam pulang kerja pun tiba, ia pun pulang ke apartment dan bersiap-siap untuk pergi dinner nanti malam dengan Jack. Sementara Mike hari ini ada acara dengan temannya. Waktu menunjukkan pukul 19.00 Waktu Singapore. Siska pun berangkat ke tempat yang sudah di kirim oleh Jack. Jack sudah menunggunya di sana ia menyiapkan makan malam serta minuman beralkohol tinggi yang pasti akan membuat Siska mabuk berat. Siska bukan wanita peminum alcohol rendah pun akan membuat dia mabuk karna toleransi alcohol dalam tubuhnya sangat rendah. Siska pun telah sampai di sebuah restaurant di kota itu ia pun langsung ke meja yang sudah Jack katakana di chat tadi .dan ia pun menemukan Jack. “ Hai sayang sudah lama nunggu? Ini kamu yang siapin semua ? “ Ucap siska takjub melihat meja dinner yang disiapkan Jack. “ Belum lama kok sayang, iyah ini aku siapkan untuk kamu ayo duduk “ Ucap Jack sambil menarik kursi dan mempersilahkan siska untuk duduk . “Sayang kamu romantic banget aku jadi terharu” Ucap Siska sambil mengecup menarik Jack dan mengecup pipinya. “ Sama sama sayang , ayuk makan dulu “ balas Jack sambil membalas mencium pipi Siska. Saat makan Jack memperhatikan tubuh Siska tanpa henti, Siska memakai apkaian yang begitu sexy membuat Jack semakin tidak sabar untuk menikmati tubuh Siska. Setelah mereka selesai makan Jack pun memberikan meinuman beralkohol itu kepada Siska. Saat meminumnya siska terkejut dengan rasanya yang tidak edak dan ia ingin memuntahkan nya tapi Jack memaksa Siska ungutk minum terus menerus. “ Sayang ayo di minum ini minuman special untuk kamu siska ini termasuk minuman mahal di sini “ Ucap Jack “ Jack ini apa jack “ Ucap siska sambil terbatuk-batuk dan ingin muntah “ Minum aja sayang nanti kamu lama-lama terbiasa kok “ Balas Jack sambil memaksa siska menghabiskan satu gelas minuman tersebut. Dan akhirnya Siska pun menghabiskan minuman itu. Setelah minuman itu habis siska marah ke Jack. “ Kamu apa apaan sih Jack kamu tau kan aku ga bisa minum-minuman seperti ini kenapa kamu paksa aku ? “ ucap Siska marah. “ Siska sayang aku Cuma mau kita bersenang-senang malam ini sayang , kita nikmati mala mini berdua. “ Ucap Jack sambil memegang tangan Siska. Saat siska ingin melepaskan tangan nya dari Jack kepalanya pun pusing dan terasa berat dan dia pun terduduk dan tidak sadarkan diri. Saat melihat Siska menjatuhkan badannya ke kursi Jack langsung tanggap menangkap Siska dan ia pun langsung membawa Siska ke hotel yang letak nya di atas Restaurant itu. Sesampainya di Kamar Siska kembali membuka matanya tetapi dia sudah kehilangan kendali dalam dirinya, dia sudah mabuk dan tak kenal apapun. 
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD